Puisi Sunyi

 

"Garis Lekuk Mentari"

Oleh : Laff


Sunyi itu... 

Kala angin menghembus kulit tangan

Cahaya mentari pun tak henti memberi kehangatan

Ribuan harapan semakin hilang tanpa meninggalkan jejak

Jauh menantang bayang bayang kegagalan


Melirik kembali...

Sunyi yang dulu memhampiri sedikit kian menepi sendiri

Membiarkan keramaian untuk dapat mengerumuni

Cahaya menampakkan jejaknya kali ini

Dan meninggalkan garis lekuk yang memberi tepi

Semakin panjang lalu semakin terukir harapan

Mentari itu terlihat memberi kehangatan sesungguhnya

Kemudian membiarkan hati dan jiwa membentuk senyuman

Untuk waktu yang lama...


Sukoharjo, 26 Agustus 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi Dini

Puisi Dini